Mon. Aug 10th, 2020

Mengapa Tidak Ada Kanker Jantung? Padahal Ada Banyak Jenis Kanker!

Gambar 1. Ada banyak jenis kanker, tapi mengapa tidak ada kanker jantung?

Kanker adalah penyakit mematikan yang menjadi penyebab kematian nomor 3 di dunia untuk penyakit tidak menular, setelah stroke dan jantung. Hampir seluruh bagian tubuh manusia dapat terserang kanker, mulai dari paru-paru, usus, payudara bahkan hingga kulit sekalipun. Tapi tahukah kamu ada satu bagian tubuh kita yang tidak dapat diserang sel kanker?

Satu-satunya bagian tubuh manusia yang dapat diserang sel kanker adalah organ jantung. Kanker pada dasarnya adalah penyakit akibat pertumbuhan tidak normal dari sel-sel jaringan tubuh yang berubah menjadi sel kanker. Nah, organ jantung ternyata tidak mengalami hal tersebut. Mengapa?

Gambar 2. Ilustrasi sel kanker (Sumber: cancer.gov)

Menurut Alex Aller, manajer riset Cell Biology and Immunology di Departemen Terapi Kanker di Southern Research Institute menjelaskan di laman scientificamerican.com, bahwa organ jantung tidak dapat diserang sel kanker karena mekanisme kerjanya yang berbeda dengan organ tubuh lainnya.

Kanker muncul dari mutasi pada DNA sel, biasanya sel kanker mengalami beberapa mutasi sebelum menjadi kanker yang mematikan dan invasif. Sebagian besar mutasi ini terjadi ketika sel membagi dan mereplikasi DNA-nya.

Nah, berkaitan dengan sel-sel jantung, karena jantung adalah organ tubuh yang paling sibuk di tubuh manusia, jantung bekerja non stop untuk memompa dan mengalirkan darah ke seluruh tubuh manusia, maka jantung tidak mempunyai waktu untuk meregenerasi dan mereplikasi sel-sel baru, kecuali jika jantung mengalami cedera. Dengan demikian, sangat sedikit ada pembelahan sel yang terjadi di jantung, sangat sedikit pula terjadi mutasi dan pembelahan sel.

Gambar 3. Ilustrasi orang yang terkena kanker payudara (Sumber: nypost.com)

Sekarang coba bandingkan, seperti payudara, usus besar atau kulit. Semua bagian tubuh itu selalu meregenerasi dan menggantikan sel mereka sepanjang waktu. Jaringan payudara selalu dipengaruhi oleh hormon dan selalu tumbuh dan menyusut. Lapisan usus besar terus-menerus mengendur dan diganti.

Hal yang sama juga berlaku untuk kulit, kulit dan sel-sel kolon terus-menerus mengganti selnya untuk kulit yang rusak. Akibatnya, kemungkinan mutasi lebih tinggi dan ada banyak kesempatan untuk terjadi pembelahan tidak normal yang berpotensi menjadi sel kanker.

Sedangkan jantung, sebaliknya, tidak terkena banyak karsinogen atau senyawa pemicu kanker dan ditambah fakta bahwa sel jantung tidak banyak beregenerasi dan mereplikasi karena ia sangat sibuk. Oleh karena itu, inilah mengapa kita tidak pernah mendengar ada kasus kanker jantung, kecuali untuk kasus medis yang langka. (kyu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *