Wed. Aug 12th, 2020

150 Kg Berat Badan Hilang, Gara-Gara Diet Ala Astronot

Menjadi makhluk biologis itu sama sekali tak nyaman, kita perlu makan (sebagian besar organik), kita bisa kelaparan, kehausan dan bisa mati karenanya. Manusia bisa kelelahan, perlu istirahat dan menghindari racun supaya tidak terkena penyakit. Iri kan jadi robot?

Jika di dunia ini ada satu saja jenis makanan, yang bisa kita makan untuk seumur hidup kita, minatkah kamu?

Mungkin jawaban pertanyaan ini sangat berharga bagi mereka yang jauh dari Bumi, dan bekerja di lingkungan yang tidak memungkinkan menumbuhkan tanaman organik sebagai bahan makanan kita. Astronot! Permasalah makanan adalah kunci utama mengapa manusia belum juga membuat koloni di luar angkasa, seperti Mars dan sejenisnya. Selain lingkungan fisik yang tidak memadai, bahaya kelaparan mengintai.

 


Satu makanan untuk seumur hidup

Pertama dan terutama, ini bukan ide baik: makan satu jenis makanan. Untuk bertahan hidup, kita membutuhkan 20 asam amino — 9 di antaranya sangat penting, dan kita tidak bisa membuatnya sendiri dan harus mendapatkannya dari makanan — serta sejumlah besar mineral dan vitamin lainya.

(Dan, jelas-jelas manusia normal membutuhkan air selain makanan untuk mencegah agar sel kita tidak dehidrasi dan berhenti berfungsi.)

Sepanjang sejarah kita sering mencampur berbagai jenis makanan, seperti nasi , sayuran, kacang-kacangan, mungkin juga yogurt dan kacang-kacangan, dan bahkan makaroni dan keju sampai jumlah tertentu, sebagai upaya untuk keseimbangan nutrisi yang tepat yang tidak bisa kita dapatkan dengan makan satu jenis makanan saja.

Tetapi pada saat kelaparan seperti puasa atau bencana, ada beberapa makanan yang bisa membuat manusia cukup bertahan hidup (setidaknya untuk sementara waktu)

Kentang ?

Kentang merupakan salah satu contoh terbaik. Seorang bernama Andrew Taylor hanya mengkonsumsi kentang seumur hidupnya. Sepanjang tahun 2016, dia hanya makan kentang. Ada beberapa aturan yang dia buat sendiri: kentang harus putih dan cukup manis. Kadang-kadang saat memakannya dicampur dengan susu kedelai, saus tomat, garam dan beberapa rempah-rempah. Dia juga mengonsumsi suplemen (vitamin) B12.

Tapi, secara keseluruhan kentang adalah makanan pokoknya, dia makan kentang untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Tes darah dijalaninya 4 kali setahun, dan mengejutkan hasilnya diklaim normal. Dia bahkan kehilangan berat badan dan merasa lebih berenergi, tapi dia ternyata bukan satu-satunya orang dalam sejarah yang hanya mengandalkan kentang untuk makanan.

Pada awal tahun 1800-an, sekitar ⅓ populasi Irlandia mendapatkan sebagian besar kalori dari kentang. Rata-rata orang Amerika makan sekitar 55 kg umbi bertepung ini pada tahun 2015.

Joan Salge Blake, profesor nutrisi klinis di Boston University. malah sempat berkata jika kentang panggang tradisional adalah makanan juara yang murah harganya dan baik untuk tekanan darah.

Secara teknis, kentang putih (tradisional) mengandung semua asam amino penting yang dibutuhkan manusia untuk membentuk protein, memperbaiki sel, dan melawan penyakit. Cukup hanya makan lima biji sehari akan membuat kita bertahan.

Namun, jika kamu bertahan dengan makan kentang saja, tubuh akan mengalami kekurangan vitamin dan mineral. Di situlah kamu memerlukan tambahan makanan (manis) lain salah satunya ubi jalar — secara teknis berasal dari keluarga taksonomi yang berbeda dengan kentang putih — namun meningkatkan asupan dosis Vitamin A yang setiap hari dibutuhkan, seperti senyawa organik dalam wortel. yang bisa membuatmu melihat dalam kegelapan, dan juga Vitamin E.

Tak seorang pun orang yang makan ubi dan kentang putih akan terkena penyakit mengerikan yang dikenal sebagai Scurvy atau Scorbutus, penyakit kekurangan vit C mengerikan yang membuat gusi terkilis dan gigi tanggal.

Namun, ada beberapa efek samping kesehatan dari kentang, terutama ketika kamu memakannya dalam jumlah besar. Kentang putih kaya karbohidrat yang menyebabkan gula darah naik dan bisa turun sewaktu-waktu. Orang-orang yang makan banyak umbi-umbian ini lebih cenderung terkena diabetes dan menjadi gemuk, ungkap beberapa peneliti.

Andrew Taylor benar-benar kehilangan 150kg berat badannya — mungkin karena mengurangi makan secara keseluruhan dan membebaskan diri dari gula — dan itu bukan tujuan utamanya. Dia berhenti makan untuk melatih dirinya mendapatkan kenyamanan dan kegembiraan dari sisi lain hidupnya.

Mungkin kentang adalah makanan sumber kalori yang cukup tinggi untuk memenuhi kebutuhan protein penting bagi kehidupan manusia. Tapi itu saja tidak cukup, karena selain untuk mengobati lapar, manusia makan untuk memuaskan selera. Karena manusia mengenali makanan pertama kalinya dengan organ pengecap.


source

popsci.com/nutrition-single-food-survival

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *