Sun. Aug 9th, 2020

Alasan Ilmiah Pemindahan Ibukota Indonesia, Andreas: Jakarta Utara Akan Tenggelam

Referensi pihak ketiga

Setelah lama tak terdengar, rencana pemindahan DKI Jakarta, Ibukota Indonesia kembali mencuat tidak lama setelah perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu 2019). Presiden bahkan secara langsung mempresentasikan studi relokasi awal dalam rapat Kabinet dengan Badang Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dilansir dari The Jakarta Post

Salah satu alasan utama, menurut Presiden, mengapa ibukota negara harus dipindahkan karena Jakarta akan tenggelam ke lautan. Menteri Perencanaan Negara, Bambang Brodjonegoro bahkan mengatakan bahwa pengumuman itu dianggap sebagai “keputusan penting” yang didasarkan pada penelitian ilmiah.

Pemindahan ibukota, katanya, akan dapat membuat Indonesia memiliki ibukota yang lebih mewakili identitas bangsa, meningkatkan efisiensi dan dapat membangun ibukota yang lebih baik untuk mewujudkan visi strategis pembangunan jangka panjang.

Referensi pihak ketiga

Berdasarkan sejumlah penelitian, Jakarta diperkirakan akan sepenuhnya tenggelam hanya dalam beberapa dekade. The New York Times bahkan pernah melaporkan bahwa Laut Jawa dan sekitarnya terus naik akibat perubahan iklim, meski itu tidak terjadi secepat tanah di Jakarta turun.

“Pada tahun 2050, sekitar 95% dari Jakarta Utara akan tenggelam,” kata Heri Andreas, peneliti di Institut Teknologi Bandung yang mempelajari penurunan tanah di Jakarta kepada BBC News.

Perkiraan tersebut, menurut Andreas, berdasarkan hasil permodelan dalam penelitiannya. Kemacetan dan kepadatan penduduk juga menjadi salah satu pertimbangan.

Referensi pihak ketiga

Hanya saja, pemerintah Indonesia sepertinya belum tahu ke mana persisnya ibukota akan dipindahkan. Tapi setidaknya ada 3 opsi yang ditawarkan Bappenas, membangun pusat pemerintahan khusus di sekitar istana Presiden dan Monas, memindahkan ibukota ke luar Jakarta sejauh paling tidak 70 km, dan opsi terakhir adalah memindahkan ibukota ke luar pulau Jawa. Opsi terakhir adalah opsi yang disebutkan menjadi pilihan Presiden.

Untuk diketahui, rencana pemindahan ibukota sebenarnya sudah berulang kali dilontarkan pemerintah. Bahkan rencana tersebut sudah ada sejak Indonesia memperoleh kemerdekaan di tahun 1945, meski hingga saat ini belum terwujud. (kyu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *