Fri. May 22nd, 2020

Ingin Mengontrol Mimpi? Begini Caranya

Ilustrasi mimpi (foto: reikirays.com)

Penelitian terbaru di University of Adelaide telah menemukan kombinasi teknik tertentuk untuk meningkatkan peluang orang mengontrol mimpinya sendiri atau biasa disebut mimpi sadar atau lucid dream, di mana pemimpi bisa menyadari bahwa mereka sedang bermimpi dan dapat mengendalikan pengalaman yang terjadi di dalam mimpi tersebut.

Pada beberapa naskah sebelumnya, telah banyak disebutkan teknik tertentu untuk dapat mengontrol mimpi, tapi kemungkinan tersebut sangat rendah atau sangat jarang terjadi. Hal tersebut menyulitkan bagi peneliti untuk dapat mempelajari manfaat dan cara mengontrol mimpi.

Dilansir laman sciencedaily.com, penelitian yang dipimpin oleh Dr. Deholm Aspy di University of Adelaide School of Psychologi ditujukan untuk memecahkan kemungkinan mengontrol mimpi dengan peluang lebih baik dan lebih efektif.

Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan di jurnal dreaming, telah dikonfirmasi bahwa setiap orang bisa meningkatkan kemungkinan dapat mimpi sadar.

Penelitian ini melibatkan tiga kelompok peserta, dan menyelidiki keefektifan tiga induksi mimpi sadar yang berbeda.

1.Pengujian realitas – yang melibatkan pengecekan lingkungan anda beberapa kali dalam sehari untuk melihat apakah anda bermimpi atau tidak.

2. Bangun tidur – bangun setelah lima jam, tetap terjaga untuk beberapa waktu, lalu tidur kembali agar bisa memasuki masa tidur REM, dimana mimpi lebih mungkin terjadi.

3. MILD atau induksi mimpi sadar – yang melibatkan mereka yang terbangun setelah mereka tidur lima jam dan kemudian mengembangkan niat untuk mengingat bahwa anda sedang bermimpi sebelum kembali tidur, dengan mengulangi ungkapan dan menegaskan. “Apabila saya bermimpi, saya akan ingat bahwa saya sedang bermimi.” “Anda juga akan membayangkan bahwa diri anda sedang mimpi sadar.”

Diantara kelompok yang terdiri dari 47 orang yang menggabungkan ketiga teknik tersebut, peserta mencapai tingkat keberhasilan 17 persen berhasil mengalami mimpi sadar selama periode 1 minggu. Meningkat secara signifikan dibandingkan minggu biasanya dimana mereka tidak mempraktikan teknik apapun. Diantara mereka yang bisa tidur dalam lima menit pertama, sukses melakukan teknik MLD, tingkat keberhasilannya mengalami lucid dream atau mimpi sadar meningkat 46 persen.

“Teknik MILD bekerja pada apa yang kita sebut ‘memori prospektif’- yaitu kemampuan anda untuk mengingat untuk melakukan berbagai hal di masa depan. Dengan mengulangi ungkapan atau menegaskan yang akan anda ingat bahwa anda sedang bermimpi, itu bisa membentuk sebuah niat di dalam pikiran anda bahwa anda sebenarnya anda akan ingat bahwa anda sedang bermimpi, menuju lucid dream,” kata Dr Aspy, visiting research fellow di University of School of psychology.

“Yang penting, mereka yang melaporkan keberhasilan menggunakan teknik MILD secara signifikan kurang tidur keesokan harinya, menunjukan bahwa mimpi sadar tidak memiliki efek negatif pada kualitas tidur,” katanya.

“Hasil ini membawa kita selangkah lebih dekat untuk mengembangkan teknik induksi mimpi sadar yang sangat efektif yang akan memungkinkan mempelajari banyak potensi manfaat dari mimpi jernih, seperti perawatan untuk mimpi buruk dan peningkatan keterampilan dan kemampuan fisik melalui latihan di lingkungan mimpi yang bisa kita sadari,” katanya lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *