Sun. Aug 9th, 2020

Ilmuwan Ungkap Pengaruh Kebiasaan Minum Teh Hangat Terhadap Tubuh

Ilustrasi pemeriksaan Glaucoma (Sumber: dailymail.co.uk)

Minum teh hangat mungkin menjadi salah satu kebiasaan populer kedua di masyarakat setelah minum kopi. Banyak diantara kita bahkan tidak bisa memulai harinya tanpa segelas teh hangat. Lantas, apakah kebiasaan tersebut memiliki pengaruh kepada tubuh?

Melansir laman eurekalert.org, para peneliti mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Sebuah penelitian telah dipublikasikan secara daring di British Journal of Ophthalmology. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa kebiasaan minum teh setidaknya satu kali sehari, dapat dikaitkan dengan risiko terkena gangguan mata serius, Glaukoma.

Glaukoma adalah jenis gangguan penglihatan yang ditandai dengan terjadinya kerusakan pada saraf optik yang biasanya diakibatkan oleh adanya tekanan di dalam mata.

Di seluruh dunia, Glaukoma menjadi salah satu penyebab utama kebutaan dan mempengaruhi lebih dari 57,5 juta orang di seluruh dunia dan diperkirakan akan meningkat hingga 65 juta pada tahun 2020.

Berdasarkan penelitian tersebut, kemungkinan menurunkan risiko terkena Glaukoma tampaknya hanya terjadi jika minum teh hangat, tapi tidak terhadap kebiasaan minum kopi dan es teh.

Penelitian tersebut dilakukan berdasarkan Survei Kesehatan dan Gizi nasional di Amerika Serikat, merupakan survei tahunan sekitar 10.000 orang yang mencakup wawancara, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan sampel darah. Termasuk tes mata untuk Glaukoma.

Kemudian, mereka ditanya seberapa sering dan berapa banyak minum minuman berkafein, tanpa kafein, termasuk minuman ringan dan es teh. Penelitian dilakukan selama 12 bulan penuh dengan menggunakan kuisioner yang telah divalidasi.

Namun demikian, di sisi lain, survei juga tidak menanyakan tentang faktor seperti ukuran gelas, jenis teh, atau lamanya waktu pembuatan teh, yang kesemuanya mungkin berpengaruh yang mungkin perlu dilakukan penelitian lebih lanjut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *