Sun. Aug 9th, 2020

Emma, Gadis Pecandu Masturbasi “Pemuas” Hasrat Ilmuwan

Emma Eickstein (Foto: gettyimages.com)

Namanya Emma Eckstein, seorang penulis di tahun 1920an yang juga merupakan ahli psikoanalisis perempuan pertama di dunia yang pada suatu ketika mendatangi seorang dokter bernama Sigmund Freud dengan keluhan sakit perut dan depresi ringan.

Setelah melakukan sejumlah prosedur pemeriksaan, akhirnya Sigmun Freud kemudian mendiagnosis Emma mengalami histeria dan telah melakukan masturbasi berlebihan. Ketika itu, masturbasi dianggap berbahaya bagi kesehatan mental. Seperti dilansir laman bestpsychologydegrees.com.

Sigmund Freud, Bapak Ilmu Psikologi (Foto: helloworld.it)

Sigmund kemudian menempatkan Emma sebagai pasien terapi dengan tujuan untuk menyembuhkan kebiasaan masturbasi tersebut.

Sejumlah eksperimen dilakukan kepada Emma selama kurang lebih 3 tahun dan puncaknya kemudian Sigmund bersama tim medisnya melakukan operasi terhadap Emma.

Sigmund yakin, bahwa hasrat seksual seseorang berkaitan dengan suatu saraf di hidung dan Sigmund kemudian membius Emma untuk melakukan operasi.

Ilustrasi operasi yang dialami Emma (Foto: Pinterest.it)

Operasi itu kemudian menjadi bencana, fatal akibatnya, hidung Emma tidak bisa berhenti mengeluarkan darah dan membuat Emma cacat permanen dan hingga Emma meninggal tak terobati.

Kasus tersebut menjadi misteri hingga saat ini, bagaimana Emma pasrah menerima banyak perlakukan Sigmund yang bahkan hingga 3 tahun dengan alasan itu. Sejumlah dugaan dikemukakan termasuk kemungkinan rayuan Sigmund atau mungkin hanya sebagai alat “pemuas” Sigmund semata dari hasrat-hasratnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *