Sun. Aug 9th, 2020

Inilah Salmon Rekayasa Genetik Pertama di Dunia

Salmon Rekayasa Genetik (Foto: newscientist.com)

Untuk pertama kalinya, hewan hasil rekayasa genetik dijual untuk makanan di pasar terbuka. Adalah ikan Salmon hasil rekayasa genetik yang mulai dijual bebas di Kanada.

Dilansir dari Nature.com, perusahaan AquaBounty Technologies, Maynard, Massachusetts merupakan perusahaan pengembang ikan Salmon hasil rekayasa genetik tersebut. Perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka telah menjual 10.000 pound atau 4.535 Kg produk yang menjadi kontroversi tersebut.

“AquaBounty menjual ikan hasil rekayasa genetik tersebut dengan harga US$ per pon atau 0,45 kg,” kata Ron Stotish, CEO perusahaan tersebut, meski pihaknya tidak mengungkapkan siapa yang membelinya untuk pertama kali.

Ia menjelaskan, ikan Salmon Atlantik, direkayasa untuk tumbuh lebih cepat dibandingkan ikan sejenis yang tidak dimodifikasi secara genetis dan hanya membutuhkan waktu sekitar 18 bulan atau separuh dari seharusnya.

AquaBonty memasukan ikan tersebut ke dalam tangki di sebuah fasilitas kecil di Panama. Perusahaan berencana untuk meningkatkan produksi dengan memperluas fasilitasnya di Prince Edward Island, Kanada. Pemerintah setempat juga telah memberi lampu hijau untuk pengembangan tersebut. Pada bulan yang sama, perusahaan tersebut juga mengakuisisi peternakan ikan di Albany, Indiana dan sedang menunggu regulasi dari Amerika untuk memulai juga produksi di sana.

“Seseorang harus menjadi yang pertama dan saya senang itu mereka dan bukan saya,” kata James West, seorang ahli genetika di Vanderbilt University di Nashvlle, Tennessee, yang mendirikan AgGenetics, sebuah perusahaan peternakan rekayasa awal untuk produk susu dan industri daging sapi.

“Jika mereka gagal, mungkin saja telah membunuh industri peternakan yang direkayasa selama satu generasi,” lanjutnya.

Penjualan ikan tersebut, tentu telah melewati proses yang panjang dan sulit diperjuangkan untuk mendapatkan regulasi yang tepat dari pemerintah dan juga memperoleh penerimaan dari konsumen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *