Sun. Aug 9th, 2020

Klepon, False Flag dan Onde-Onde

Klepon (Foto: Istimewa)

Sebenarnya malas ikut-ikutan membahas yang satu ini. Beberapa hari terakhir jagad dunia maya memang ramai dengan Klepon ini. Fotonya pun berseliweran di beranda. Kalau dibahas, seolah-olah kita makin larut dalam keriuhan buruknya literasi di negeri ini.

Tapi ada satu yang menarik dari penyebaran isu tersebut. Beberapa orang yang tak cuma sekedar membaca dengan emosi dan mencoba berpikir sehat akhirnya dapat melihat bahwa isu tersebut adalah sebuah upaya “False Flag” yang sepertinya memang punya tujuan tidak baik.

False flag atau bendera palsu secara sederhana dapat dipahami sebagai upaya untuk menjatuhkan pihak tertentu dengan berpura-pura menjadi pihak yang ingin dijatuhkan tersebut. Dan ini -meski masih terdengar asing- tapi sebenarnya false flag bukanlah jutsu baru dalam dunia konspirasi. Sudah sering dipraktikan sejak zaman dewa-dewa. Ada banyak perang yang dimulai dari operasi false flag ini.

Ambil contoh, beberapa tahun yang lalu ada drama antar fandom. Fandom jkt48 berpura pura menjadi fandom cjr dan membuat ulah seakan-akan fandom cjr itu toxic. Buruklah citranya kemudian.

Jauh bertahun-tahun sebelum itu, kembali ke zaman penjajahan, seorang agen Belanda bernama Snouck Hurgronje pernah berpura-pura masuk Islam dan mengadu domba umat Islam di zaman itu.

Kembali ke klepon, berdasarkan penelusuran Republika.co.id di sosial media, ternyata akun-akun yang membagikan postingan “Klepon Tidak Islami” adalah akun-akun pendukung Presiden Joko Widodo pada pemilu tahun lalu.

Berikut sumbernya: republika.co.id/berita/qdtutk282/pola-akun-penyebar-klepon-tak-islami-posting-viral-hapus

Sudah tahu kan?

Jadi, makin dibahas, makin kelihatan rendahnya literasi kita nanti dan betapa kita membaca informasi ternyata hanya mengedepankan emosi tanpa mampu berpikir jernih.

Dan makin gaduh, makin senang itu kelompok yang disebutkan di atas. Tercapai lah tujuannya.

Terakhir, ada apa dengan onde-onde? Onde-onde adalah nama lain dari klepon di beberapa daerah seperti di Sumatera, Sulawesi hingga Malaysia, yang rasanya gak usah ditanya lagi, hampir semua orang Indonesia pasti pernah memakannya dan rasanya enak.
Ah sudahlah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *