Sun. Aug 9th, 2020

Penemuan Obat Insomnia Dari Rasa Bosan

Mengantuk karena bosan (Foto: usnews.com)

Peneliti dari Universitas Tsukuba, Jepang, mengungkapkan mengapa kita memiliki kecenderungan tertidur tanpa ada rangsangan berarti, ketika kita bosan.

Kita sering mengalami rasa kantuk tak tertahankan saat sedang melakukan sesuatu yang dianggap membosankan. Padahal saat itu, kita sangat membutuhkan perhatian khusus terhadap situasi itu, tapi rasa kantuk sulit dibendung.

Misalnya saja saat sedang kuliah, saat itu sangat membutuhkan konsentrasi, namun keinginan untuk tidur tak terhindarkan karena situasi kuliah yang membosankan.

Dilansir dari laman eurekalert.org, Jum’at (29/7/2017), sebuah penelitian di Tsukuba Jepang, yang diterbitkan di Jurnal Nature Communications menemukan bahwa bagian otak yang terkait dengan motivasi dan kesenangan, yakni nucleus accumbens, ternyata juga bisa menghasilkan hormon yang bisa menyebabkan tidur. Temuan baru ini, bisa menjelaskan mengapa kita memiliki kecenderungan untuk tidur, tanpa ada rangsangan yang berarti, yakni ketika bosan.

Peneliti di Institut International Intubrative Medicine (WPI-IIIS) Universitas Tsukuba dan Departemen Farmakologi Universitas Fudan, School of Basic Medical Sciences menggunakan teknik kemo-genetik dan optik untuk mendendalikan aktivitas neuron nukleus accumbens dan perilaku mereka.

Dari penelitian itu, ditemukan bahwa bagian otak tersebut memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk menginduksi tidur yang tidak dapat dibedakan dengan penyebab tidur secara alami.

Nah, ternyata senyawa yang mengaktifkan bagian otak tersebut, dapat menjadi solusi jangka panjang untuk dapat mengobati insomnia, yang merupakan salah satu masalah tidur paling umum dengan perkiraan 10-15 persen populasi umum dan 30-60 persen populasi tua mengalaminya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *