Sat. Sep 19th, 2020

Segitiga Bermuda Ternyata Cuma Omong Kosong

Ilustrasi Segitiga Bermuda (Sumber: bigthink.com)

Hingga saat ini, kisah tentang segitiga bermuda menjadi salah satu cerita misteri yang paling populer di dunia dan menimbulkan banyak teori menarik yang bahkan mendekati konspirasi.

Terlepas dari sekian banyak teori yang ada yang kisah misteri mengenai segitiga bermuda, ternyata bagi dunia ilmiah hal tersebut hanyak omong kosong. Mengapa? Seperti dilansir dari laman livescience.com, berikut penjelasannya.

Seperti diketahui, bahwa istilah segitiga bermuda mengacu pada wilayah laut yang berbatasan dengan Florida, Bermuda dan Puerto Riko. Daerah ini pertama kali mendapatkan perhatian dunia pada tahun 1950 kaerna sebuah tulisan yang dibuat jurnalis bernama Edward Van Winkle Jones. Ia membuat sebuah cerita tentang sejumlah kapal dan pesawat yang hilang di wilayah tersebut untuk Associated Press.

Tulisan tersebut ternyata tidak berhenti sampai disitu, karena setelah banyak orang yang tertarik dengan cerita tersebut dan mencoba mencerita lebih banyak tentang daerah tersebut hingga kemudian di tahun 1970an muncul istilah Segitiga Bermuda ketika Charles berlizt yang merupakan ahli linguistik dan bahasa menulis buku mengenai Bermuda Triangle.

Setelahnya, beberapa kecelakaan laut yang terjadi di wilayah tersebut dikait-kaitkan dengan hal-hal misterius. Hingga kemudian cerita mengenai segitiga bermuda menjadi populer dan seolah kebenaran yang diyakini banyak orang hingga saat ini.

Masalahnya, dalam beberapa kasus yang terjadi di wilayah itu tidak pernah ada yang benar-benar mengklaim bahwa kejadian di wilayah itu karena hal misterius seperti karena adanya alien, iblis, pangkalan rahasia atau teori yang cukup populer beberapa tahun terakhir yakni adanya gas methana dan awan heksagonal.

Fakta utamanya adalah, bahwa kejadian atau kecelakaan laut yang terjadi di daerah tersebut adalah hal yang biasa dan tidak ada misteri yang harus dipecahkan. Mengapa? Karena jumlah kecelakaan laut di daerah tersebut tidak jauh lebih banyak dibanding wilayah laut lain.

Kecelakaan laut terbanyak, justru terjadi di wilayah laut cina selatan. Artinya segitiga bermuda tidak ada bedanya dengan wilayah laut lainya dan tentu banyak faktor yang menyebabkan kecelakaan laut seperti badai, arus laut atau kerusakan kapal.

Lantas jika masih ada yang bersikeras mengenai bangkai kapal yang kecelakaan di segitiga bermuda yang tidak ditemukan, bagaimana?

Ini sama saja dengan wilayah laut laut lain, terutama wilayah laut dengan kedalaman yang ekstrim. Banyak kecelakaan laut yang bangkai kapalnya tidak ditemukan, ini juga terjadi di laut lain. Untuk diketahui, segitiga bermuda merupakan salah satu wilayah laut di dunia yang sangat dalam, kedalamannya mencapai 30.000 meter.

Dan yang paling harus diperhatikan, tidak ada satupun teori terkait segitiga bermuda yang muncul dalam publikasi resmi internasional yang terindeks dan direview secara ilmiah. Teori yang demikian sama saja dengan sekedar omong kosong.

Video berikut salah satu penjelasan mengenai teori populer belakangan yang terdengar sangat logis, yakni dugaan adanya gas methan. Namun ternyata, teori tersebut juga tidak ubahnya dengan teori bualan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *