Tue. Sep 22nd, 2020

Air Di Bulan Lebih Luas Dari Perkiraan

Ilustrasi air di bulan (redice.tv)

Sebuah penelitian mengenai air di bulan mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan dan bertentangan dengan teori sebelumnya, bahwa air di bulan bisa jadi terdapat di lebih banyak tempat dan lebih luas dari perkiraan selama ini.

Penelitian yang dilakukan oleh Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) tersebut telah dipublikasikan pada jurnal Nature Geoscience.Dijelaskan bahwa air bulan ternyata terdapat secara luas di seluruh permukaan bulan dan tidak terbatas pada wilayah tertentu seperti yang diyakini sebelumnya.

Sebelumnya, teori menyebutkan bahwa air di bulan terperangkap di wilayah kutub dengan jumlah yang tidak selalu sama, karena deteksi air di bulan akan hilang dan berkurang sesuai dengan penanggalan bulan.

Namun ternyata, pengindaraan terbaru dari dua misi NASA saat ini telah berhasil menunjukan bahwa di bagian manapun dan lintang manapun dari permukaan bulan, terdapat air lebih luas dari yang diperkirakan sebelumnya.

Menurut Joshua Bandfield, ilmuwan riset senior di Space Science Institute di Boulder, Colorado, bahwa keberadaan air tidak bergantung dengan komposisi permukaan bulan.

Penelitian tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi manfaat di masa depan bagi misi penjelajahan angkasa, bagaimana dapat memanfaatkan air di bulan untuk konsumsi atau mengubahnya menjadi hidrogen dan oksige untuk keperluan bahan bakar roket.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *