Tue. Nov 24th, 2020

Hasil Penelitian, Ikatan Yang Mirip Antara Kucing dan Bayi

Kucing dan Bayi (Foto: icatcare.org)

Sebuah penelitian baru yang dilaporan dalam Jurnal Current Biology baru-baru ini mengungkapkan bahwa kucing ternyata punya ikatan yang mirip dengan bayi, kucing diketahui melekat erat dengan pengasuhnya.

Meski, kucing memiliki reputasi sebagai hewan penyendiri dan mandiri, studi tersebut telah menunjukan bahwa kucing domestik merespons pengasuh mereka, menunjukkan bahwa kemampuan sosial-kognitif mereka dan kedalaman keterikatan manusia mereka selama ini telah diremehkan. Dan ternyata kelekatan mereka dengan pengasuhnya lebih dari yang diperkirakan. Hasil penelitian tersebut bisa didapatkan secara daring di laman cell.com.

Dijelaskan peneliti, seperti halnya anak-anak dan anjing, kucing peliharaan membentuk ikatan yang aman dan tidak aman dengan penjaga manusia mereka. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan ikatan antar spesies harus dijelaskan oleh sifat-sifat yang tidak spesifik untuk anjing.

“Seperti anjing, kucing menunjukkan fleksibilitas sosial terkait dengan keterikatannya dengan manusia,” kata Kristyn Vitale dari Oregon State University. “Mayoritas kucing melekat erat pada pemiliknya dan menggunakannya sebagai sumber keamanan di lingkungan baru.”

Salah satu cara mengungkapkan untuk mempelajari perilaku kelekatan manusia adalah dengan mengamati respons bayi dan kedekatannya dengan pengasuh mereka setelah beberapa waktu di lingkungan baru. Ketika pengasuh kembali, bayi merasa aman dengan cepat dan merasa santai. Sementara bayi yang merasa tidak aman akan berperilaku penghindaran yang berlebihan.

Tes serupa telah dijalankan sebelumnya dengan primata dan anjing, jadi Vitale dan rekan-rekannya memutuskan untuk menjalankan tes yang sama, hanya kali ini dengan kucing.

Selama pengujian, kucing atau anak kucing dewasa menghabiskan dua menit di ruang novel dengan pengasuh mereka diikuti oleh dua menit saja. Kemudian, mereka mengadakan reuni dua menit. Respons kucing untuk melihat pemiliknya kembali diklasifikasikan.

Hasilnya menunjukkan bahwa kucing memiliki ikatan yang mirip dengan bayi. Pada manusia, 65 persen bayi melekat erat pada pengasuh mereka.

Temuan menunjukkan bahwa keterikatan manusia dan kucing stabil dan hadir di masa dewasa. Fleksibilitas sosial ini mungkin telah membantu memfasilitasi keberhasilan spesies di rumah manusia.Para peneliti sekarang mengeksplorasi pentingnya pekerjaan ini dalam kaitannya dengan ribuan anak kucing dan kucing yang berakhir di penampungan hewan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *