Tue. Nov 24th, 2020

Menarik Nih, Ada Dugaan Planet 9 Adalah Lubang Hitam

Ilustrasi Tata Surya (Sumber: pinterest.com)

Para ilmuwan astronomi dunia sebelumnya membuat hipotesis usai mengamati kumpulan asteroid dan komet yang lebih jauh dari Neptunus. Pola asteroid dan komet-komet yang lebih jauh dari Neptunus itu seolah dituntun oleh planet raksasa yang diperkirakan merupakan Planet Sembilan.

Namun, Planet Sembilan itu menurut para peneliti sulit diamati dari bumi karena jaraknya yang sangat jauh dengan ukuran yang diduga setidaknya lima kali Bumi dan mengorbit dengan jarak 250 kali jarak Bumi ke Matahari.

Tapi, sebuah spekulasi baru muncul terkait pola komet-komet dan asteroid tersebut yang seakan dituntun oleh gravitasi kuat jauh setelah Neptunus tersebut, bahwa itu bukan planet, melainkan lubang hitam purba atau primordial black hole.

James Unwin dan Jakub Scholtz yang menulis studi tersebut menjelaskan bahwa lubang hitam yang diperkirakan Planet Sembilan selama ini itu berukuran kecil seperti bola bowling sehingga sulit dilihat dari bumi. Hasil studi tersebut telah dipublikasikan di Jurnal Science secara daring.

Menurutnya, lubang hitam purba tidak seperti lubang hitam lainnya, lubang hitam purba ukurannya lebih kecil. Lubang hitam purba merupakan lubang hitam itu terbentuk setelah ledakan dahsyat Big Bang.

Munculnya teori itu lantas mengubah cara para astronom mencari Planet Sembilan. Jika objek yang dicari itu adalah planet berukuran 5-15 kali bumi, maka yang perlu dicari adalah anomali cahaya yang membengkok di sekitar ruang gravitasi objek tersebut ketika bergerak melalui bintang pada orbitnya.

Namun, jika yang dicari itu adalah lubang hitam, maka yang harus dicari adalah interaksi dari partikel materi gelap yang radiusnya bisa mencapai radius 1 miliar km dan melepaskan sinar gamma yang menunjukan keberadaanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *