Tue. Nov 24th, 2020

Bibit Tanaman Yang Dibawa Cina Mulai Tumbuh di Bulan

Bibit Tanaman (Sciencealert.com)

Tahun lalu, Cina berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa Chang’e 4 di sisi terjauh bulan. Pendaratan itu telah membuat sejarah, pendaratan pertama pesawat ruang angkasa di sisi terjauh bulan yang memiliki banyak kawah. Kini, dikabarkan bibit tanaman yang dibawa oleh pesawat ruang angkasa tersebut memberikan hasil positif, bibit tersebut tumbuh dan memiliki daun.

Science Alert melaporkan, ada 6 bentuk kehidupan yang dibawa oleh pesawat ruang angkasa Tiongkok tersebut, yaitu biji kapas, biji kentang, biji rape, ragi, telur lalat buah, dan Arabidopsi thaliana (semacam gulma).

Percobaan pertumbuhan biologis itu adalah yang pertama di Bulan. Dan dari semua bentuk kehidupan yang dibawa tersebut, hanya biji kapas yang memberikan hasil positif. Dengan pencitraan 3D, biji kapas yang dibawa pesawat ruang angkasa Tiongkok tersebut telah tumbuh dan menunjukan telah memiliki dua daun. Sedangkan bentuk kehidupan lain tidak menunjukan hasil.

Pada percobaan tersebut, bentuk kehidupan tersebut ditaruh di dalam biosfer mini yang disebut Lunar Micro Ecosystem (LME) dan tidak dipanaskan alias menyesuaikan dengan suhu Bulan.

Jadi, setelah hari pertama di Bulan atau hari lunar, sekitar 14 hari di Bumi, tunas kapas mati ketika suhu turun menjadi minus 190 derajat celcius. Namun hasil positif tersebut akan terus berlanjut, para ahli yang terlibat juga akan terus menguji usia LME itu sendiri.

Pemimpin percobaan adalah Xie Gengxin dari the advanced Technology Research Institute di Universitas Chongqing. Sementara tidak akan ada makalah ilmiah yang diterbitkan dari percobaan tersebut, Xie berharap terus mengembangkan percobaan tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *